Skip to main content

Review Buku "Hilang" karya Nawang Nidlo Titisari




Hilang,  sebuah kekalahan tanpa pemenang merupakan karya besutan Nawang Nidlo Titisari. Buku ini berisi tentang cerita pendek juga puisi yang menggambarkan perasaan seseorang ketika patah hati. Buku yang diterbitkan oleh Penerbit mediakita ini berjumlah 156 lembar dan bercover hitam, sesuai menggambarkan perasaan seseorang yang merasa gundah dan galau.
Ketika membaca buku ini, kamu akan dibawa pada sebuah pengalaman mencintai dengan luka seperti petikan kisahnya pada halaman 26
 “pada akhirnya, aku hanyalah seseorang yang berharap pada ketidakjelasan. Sebuah impian yang kurangkai pelan-pelan, tiba-tiba dihancurkan begitu saja oleh laki-laki yang belum paham rasanya setia. Kini, laki-laki itu benar-benar pergi,meninggalkan kepiluan yang kuyakin akan membekas selamanya ,di dalam raga yang kini tak berhak apa-apa”.  
Bagi kamu yang sedang patah hati, buku ini seperti mewakili setiap perasaanmu. Konon, membaca kisah orang lain seperti membaca kisah sendiri dan memberi sebuah kelegaan. Buku ini dapat menjadi temanmu di saat patah hatimu. Meski buku ini terlihat seperti sendu dan mendayu, namun buku ini juga dapat menegarkan hatimu. Di setiap akhir tulisannya, penulis seolah memberi pesan, meski kamu terpuruk karena cinta, kamu harus tetap bangkit. Jadi, selamat menyelam ke relung hatimu yang terdalam. Selamat menikmati sakitnya. Selamat menangis. Jangan lupa untuk bangkit kembali.

Comments

Popular posts from this blog

Bertindak Benar

Good and Wrong 2 Raja-Raja 23:17-18 (ay 17) Ia berkata: "Apakah tanda keramat yang kulihat ini?" Lalu orang-orang di kota itu menjawab dia: "Itulah kuburan abdi Allah yang sudah datang dari Yehuda dan yang telah menyerukan segala hal yang telah kaulakukan terhadap mezbah Betel ini!" (ay 18) Lalu katanya: "Biarkanlah itu, janganlah ada orang yang menjamah tulang-tulangnya!" Jadi mereka tidak mengganggu tulang-tulangnya dan tulang-tulang nabi yang telah datang dari Samaria itu. Bacaan Alkitab hari ini masih berbicara tentang pembaharuan yang dilakukan Raja Yosia. Supaya alur tulisan ini dapat dipahami, silahkan baca dulu renungan hari kemarin yang berjudul “Bertobat dan Berbuah”. Raja Yosia mulai membenahi pemerintahannya dan juga Bait Allah. Ia harus membersihkan Bait Allah dari dewa-dewa asing. Ketika mezbah di Betel yang dibangun oleh Yerobeam dirobohkan, Yosia melihat ada kuburan. Ia kemudian memberikan perintah untuk mengambil tulang-tulang y

Membangkitkan Semangat Melayani Tuhan

Copyright: solomnikov Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. -Roma 12:11 Setiap orang pasti pernah mengalami titik jenuh dan bosan selama melayani. Saya sendiri melayani anak-anak di gereja dari tahun 2008 artinya sudah 12 tahun. Angka yang terbilang kecil dibandingkan dengan rekan-rekan pelayan saya yang lebih lama melayani dari saya. Saya sendiri mengalami banyak naik turun motivasi, asam manis dari pelayanan itu sendiri. Namun, puji Tuhan hingga saat ini masih memiliki hasrat yang menggebu-gebu untuk melayani anak-anak. Oleh karena itu, melalui tulisan ini saya ingin berbagi tips buat teman-teman yang saat ini merasa jenuh dalam pelayanan dan berusaha untuk bangkit. Sebelumnya kita akan urai dulu, apa saja sih yang membuat kita jenuh atas pelayanan kita? 1. Bosan akan rutinitas pelayanan, tidak menemukan hal baru. Biasanya dalam pelayanan kita melakukan kegiatan yang itu-itu saja dari tahun ke tahun dengan format yang